thanx..
April 26th, 2008 by yudhanosaurusi never thought that you could compose those kind of words..
i never thought that you’re so good with words..
no offense, but..
i respect you more than ever..
thanx..
ps: i’ll try, i know i can!
i never thought that you could compose those kind of words..
i never thought that you’re so good with words..
no offense, but..
i respect you more than ever..
thanx..
ps: i’ll try, i know i can!
sial, knapa ya minat gua masih sering berubah2…
blakangan ini gw lagi tertarik bgt sama yang namanya culinary sama arsitektur rumah.
kalo kuliner karena gw pgn bisa masak, masak masakan international sih cenderungnya. yang praktis. dan tentu gaya.. kaya keren aja tampaknya. berminat ikut kursus2an gt, ada gak ya dibandung? pengen ikut sih kalo ada dan dompet mengijinkan..pengen jadi koki!
trus sekarang lagi sering browsing2 model dan desain rumah. jadi pengen jadi arsitek. lah lo kata negara nenek moyang lo (ya iyalah) bisa pindah-pindah profesi seenak dengkul.. tau nih, minat ini mulai muncul ke permukaan lagi. dulu waktu kecil sering bikin sih desain2an rumah2an (bingung kan lo mana yang boongan, rumahnya apa desainnya). trus gw beli software buat desain condo dan apartemen tadi. blm gw coba sih. tapi intinya sih lagi terobsesi nih sama desain rumah.. maun bikin rumah sendiri pake disain sendiri suatu saat nanti. trus dirumah tar gw yang masak. pokonya rumahnya tar ada ruang keluarga yang nyaman dan elegan gt. dapurnya juga musti menarik. ada ruang game. mini teater. ruang baca (serius?). tampilannya musti modern gt jek. biar keren.
apa yang terjadi sama gw ya, kan gw calon psikolog..
merdeka!!!! yah semoga blm telat untuk mengobarkan sedikit nasionalisme, tunggu.. rasanya tak akan pernah telat.
sedikit bergumam-gumam, kata orang, bangsa ini adalah bangsa yang besar. bangsa yang dulu jadi pioneer di asia tenggara ataupun asia bahkan. beberapa sejarah yang mengharumkan bangsa sering diceritakan dimana2. mulai dari keberanian (make bambu runcing aja bisa merdeka lawan tank!! haha, pembodohan masa kecil), bangsa ini dulu menjadi tauladan di bidang pendidikan. Berdikari-nya soekarno pun dikagumi bangsa-bangsa lain saat itu. bangsa yang berani ngajak ribut negeri sebelah. haha, punya nyali coy!!! bidang olahraga apalagi, dulu katanya pernah seri sama uni soviet 0-0, ibarat kata mah lawan italia jaman sekarang. keren gak tuh? trus ya, lo pade kenal ga sama yang namanya j-leaguenya jepang. iya liga sepakbola negara jepang yang sekarang udah sering maen di piala dunia. katenye nih, tu liga dulunya belajar dari galatama loh, liga indonesia jaman dulu. tapi guru malah kencing berdiri, sedangkan murid udah bisa ngencingin guru. haha.. bcanda… tapi lo liat aja, keren kan indonesia jaman dulu..! disegani.
tapi sidik punya sidik itu smua masa lalu jek!! hehe… tapi yang gw heran kenapa ya orang indonesia sering kali melihat itu sebagai sesuatu yang membanggakan, seakan-akan masa-masa itulah puncak prestasi kita. kenapa sih ga kepingin punya prestasi lebih dari jaman dulu. jangan mau tenggelam oleh prestasi jaman dulu prens.terutama orang2 beduit lebih nih, pelit amat ngasi sesuatu buat bangsa. jangan buat perut aja dong kawan.. entahlah ada hubungannya apa nggak, lambang garuda kita ngadepnya ke kiri loh. hehe, emang so what ya? iseng2 berhadiah aja nih, jangan juga lo pade jadiin pegangan serius. katanya nih, kata dosen gw yang cukup ahli dibidangnya. kalo gambar yang menghadap ke kiri itu berarti orientasinya masa lalu, alias suka bgt melihat ke belakang. itu sih menurut teori psikonalaisa. entah ada benernya apa nggak korelasinya sama bangsa ini. tapi semoga jangan sampe bangsa ini jadi bangsa yang selalu melihat ke belakang, karena sejarah tinggal sejarah dan masa depan sedang menunggu untuk dibuat. ayo pemuda, lihat ke depan!!!
ayo binatang, makan manusianya… dan manusia, ayo makan binatangnya…
tubuh ini menetap,
hanya jiwa yang berubah..
tergerogoti hal-hal banal..
palsu dan menipu
terjerumus dalam kewajaran
jujur,
jiwa ini milik minoritas
semangat ketidakbiasaan
bergelora bukan kepada hal lain
minoritas,,
kiri, sosialis, logis, ekstrim…
anti main stream…
tapi, bayang menipis di malam yang pekat
sosoknya memudar…
kemana…
kuangkat tangan kiri ini,,
kembali…
Ternyata, setelah sekian lama gw baru sadar klo gw ternyata boros. Boros dalam artian beberapa macam dimensi. Diantaranya: dimensi ekonomi, peruntungan juga bahkan umur dan waktu (yang ini juga terkait dengan umur).
Mari kita telaah dimensi pertama, ekonomi. Yah tau lah ini mah urusannya duit (meuni hejo euy). Gw akui gw boros dalam hal pengeluaran, entah kenapa klo megang duit banyak ada aja pengeluaran yang tak tertahankan (bukan terbantahkan). Da pengen aja jajan, beli pokari swet lah, beli cireng lah, beli dring2an nu seger2 tea lah, pelepas dahaga, maklum aquarius (?). Jadi aja blom setengah bulan sering duit gw udah abis setengahnya. Dan setelah itu, tibalah saatnya untuk menganut gaya hidup kaum proletar dan sebangsanya, 20 ribu untuk tiga hari, makan nasi dengan 3 tusuk sate, indomie!!! (viva le proletariat!). Yah, konsekuensi kawan. Inilah akibatnya tangan yang boros (bukan gw yang boros, tapi tangan). tapi ini cukup (blm) jadi masalah serius dalam kehidupan gw (semoga memang tidak akan, kan gw calon seleb).
Yang kedua adalah boros dalam hal peruntungan, nah ini baru masalah pelik, serius dan padat (pantat bayi kali padat). Sejak dulu, yudha kecil dikenal sebagai pribadi yang beruntung. Mulai dari nilai rapot yang selalu bagus (padahal ga pernah belajar) dan akhirnya sering berujung kepada seringnya dapet hadiah, seringnya sih uang (dan langsung habis tentunya buat beli tamiya, disinilah mulai teridentifikasi bakat boros). Yah intinya sih waktu gw kecil gw sering dapet yang gw mau tanpa usaha maksimal, bahkan tanpa usaha, sering, bahkan selalu. Bukan gwnya yang dimanja sama orang2 sekitar gw, tapi rasanya everything just work out perfectly. Dan entah kenapa, seiring yudha kecil beranjak dewasa, peruntungannya sedikit demi sedikit mulai terkikis dan sampai sekarang gw beranggapan peruntungan gw udah abis. Mulai gw dewasa, gw harus berusaha untuk apa yang gw pengen dan benar-benar butuh. Harus sangat berusaha. Segalanya tak seindah dulu lagi. Yah konsekuensi kawan, akibat gw telah menghabiskan peruntungan gw hanya pada masa kanak-kanak. Damn, klo dipikir2 ga guna juga waktu anak-anak gw pake cheat gt, mending dihemat buat sekarang pas gw gede. Yah udah kejadian sih, ga ada gunanya di sesalin. Yang penting sekarang gw harus banting tulang temen (tulang sendiri sakit lah) supaya gw bisa menguasai dunia, HAHAHAHAHAHAHAHA!!!! (sakit)… (emang)…
Sekarang mari kita masuk ke dimensi yang ketiga, umur. hmm…no komen deh, sakit ngomonginnya. parah lah..
Untuk dimensi ke empat, waktu. Bersama dengan dimensi yang pertama, termasuk dua dari empat dimensi yang masih bisa diperbaiki. Gw ngerasa gw sering bgt buang2 waktu buat hal yang ga guna. Kayak mengagumi diri di cermin, mesen indomi dobel pake telor di warung sebelah kos, bengong, bermimpi, berfantasi liar, ya sama bikin blog yang lu pade baca ini. Harusnya waktu gw dalam sehari bisa lebih efektif lagi (ah teori lo bos), lamban bgt kaye belut (eh belut mah bukannya licin), eh lamban bgt kaya terong (terong bukannya ungu), maksudnya lamban bgt kaye cengcorang (cengcorang bukannya gundul), ya pokonya lamban lah kaya kuya (ini baru bener, minum penter pasti bennerrr!!!) pemborosan ini nih yang buat umur gw boros juga (cukup, jangan dibahas lebih jauh)
Dari pembahasan keempat dimensi ini layak diapungkan sebagai sebuah teori kosmik (wae lah) bahwa yudha itu orang yang boros (dongo, dangkal banget kesimpulannya).
Buat kamu-kamu (biji lu ah sok asik) yang pengen lebih menghargai kehidupan yang sedang maupun tidak sedang anda jalani, semoga bisa mengambil sedikit hikmah, barokah, tausiyah, juga rahmah dari tulisan sampah ini. Semoga hidup anda diberikan hidayah bagi yang mau memberikannya. Amiieennn…
Semoga sukses dan sampai jumpa di lain waktu
IKUTI TERUS MOTTO SAYA:
Tetap berkeringat, kentut dan buang air
Untuk kata-kata bijak sesi ini adalah sebagai berikut:
"Pecundang adalah dia yang mengarahkan telunjuk kepada pecundang, karena pemenang selalu merangkulnya"
ares, seperti dengan namanya. sosok yang memiliki gairah besar dalam sebuah pergolakan berdarah. ia akan bergerak atas perintah kehendak untuk menaklukkan seluruh medan peperangan. darahnya mendidih dan kulitnya serasa terbakar ketika pekikan perang menggema. mempertaruhkan harta, kekuasaan, dan bahkan harga diri…satu yang menjadi kekuatannya adalah ketajaman nalurinya. dia bisa mengendus kemenangan yang ada ratusan kilometer jauhnya. pada saat-saat genting adalah naluri yang selalu menyelamatkannya dari malaikat kematian.
hingga, pada suatu saat ia kehilangan ketajaman indera dan naluri yang ia miliki. di suatu titik, ia mulai meragukan semua insting yang ia miliki, ia seakan lumpuh…bahkan ia pun takut untuk berjalan…ia kini seperti orang tua renta yang membutuhkan tuntunan dari seseorang…
cinta,
tak pantas di rasakan oleh seorang ksatria yang hidup dalam medan pertempuran, ketika makhluk bernama cinta akan menumpulkan insting dan meruntuhkan kekuatan logika seseorang bahkan dewa perang…
mungkinkah ia memiliki segalanya, kejayaan dan cinta…
seorang bijak berkata, jika kau ingin menggengam cinta maka kau harus menafikannya rasa cinta itu sendiri dan cinta itu ada dalam setiap tetes darah pengorbanan untuk kemenangan…
dimanakah insting yang dulu itu bersemayam? pada batas antara rasa tak bermateri atau materi tak ber-rasa?
dan ia berhenti pada suatu titik keraguan…
dimana ia harus melangkah…
kemana lo akan lari ketika lo udah ga puas lagi dengan segala bentuk kemanusiaan?
yah, mungkin di dunia ini cuma gw yang ga pernah puas dengan kemanusiaan…it’s all just a fuckin bullshit,,,sgala basa-basi busuk..segala pop culture, mainstream thing yang kudu di ikutin klo ga mau di anggap aneh ama lingkungan,,,malah sakit jiwa jadinya…u are u adalah hal yang langka dan mahal…well u can’t run, but u can always hide…alienasi…nature is where i run to (always)..it never fail to satisfy me…everything i demand from humanity, satisfied here…cuma sekedar gumpalan awan ga meaning, setitik bintang di langit, cahaya berpendar dalam ruang … an irresistable beauty…satisfied, mission complete…fuck to the world and humane it self, hell yeah… it’s nature i admire…mumbling…mumbling…not important thing, don’t have to listen..
nona,
dengarkan ia berbicara kepada semesta
dalam belantara keheningan malam
ia berteriak
kata yang enggan pernah ia maknakan
lantang
hingga angin pun tak segan membawa
pesan dari suara parau pengembara
serak..sakit..
berbalut rasa…
tenang, ini bukan siksa
YEAH, I’m Alive!!!
born from the heart of an angel
warm..and so pure..
because…
long ago, my heart has stoned
can’t feel, can’t taste..
frozen, stoned..
until one day,
it melt by the smile of an angel
a warm hearted one..
put the colour back in my life
anger, sad, happy, love, and…alive…
then i realize
it’s you i’ve been longing for
all i want is you, honey
in other word
i love you..
jagoan kok memble…
payah lu ah..
go to hell sanah…